Madrid – Presiden La Liga, Javier Tebas, menegaskan final Copa del Rey bisa dihentikan jika lagu kebangsaan Spanyol dicemooh. Ini merujuk fans Barca yang pro kemerdekaan Catalunya.

Barca akan bertemu Sevilla dalam laga final Copa del Rey yang digelar di Wanda Metropolitano, Madrid, 21 April. Seperti yang sudah-sudah, sebelum laga final dimulai akan lebih dulu dikumandangkan lagu kebangsaan Spanyol.

Namun, kejadian itu membuat Tebas merasa sangat khawatir dengan fans Barca. Dia cemas jika lagu kebangsaan Spanyol bisa saja dicemooh oleh fans Barca untuk memprotes perlakuan terhadap tahanan politik Catalunya.

Meski masalah ini buka ranahnya Tebas selaku presiden La Liga, dia meminta pertandingan harus dihentikan jika ada yang mencemooh lagu kebangsaan Spanyol. Tebas juga bersikeras agar Pasal 155 dari konstitusi negara dipakai untuk mengantisipasi hal tersebut.

“Saya akan mengubah peraturan sehingga pihak berwenang dapat menangguhkan pertandingan, tetapi itu tidak bergantung pada saya karena itu bukan La Liga. Pertandingan harus ditangguhkan tetapi undang-undang tidak membolehkannya,” kata Tebas seperti dikutip dari Marca.

“La Liga sudah menghabiskan empat setengah tahun mengecam penghinaan terhadap Catalunya, Spanyol, dan para pemain, kami harus konsisten,” sambungnya.

“Dan kami tidak bisa diam ketika mereka mencemooh lagu kebangsaan Spanyol atau kepala negara, karena itu merusak citra sepakbola Spanyol. Ini merupakan penghinaan bagi jutaan orang Spanyol, Catalans dan ratusan ribu penggemar Barca,” tegas Tebas.

(ran/ran)




NO COMMENTS