Madrid – Diego Simeone punya perspektif tersendiri terkait nilai sebuah kompetisi. Bagi dia juara Liga Europa lebih bermakna ketimbang lolos ke final Liga Champions tapi bertekuk lutut.

Atletico Madrid saat ini sedang berkiprah dan berusaha di Liga Europa setelah gugur dari Liga Champions. Mereka melaju ke perempatfinal dan akan menghadapi Sporting CP.

Sebenarnya yang didapat musim ini adalah kegagalan besar karena kiprah Atletico di kompetisi tertinggi eropa itu sangat oke dalam beberapa tahun terakhir. Mereka mampu melaju ke final Liga Champions pada 2014 dan 2016.

Namun, nahas bagi Atletico mereka selalu gagal meraih juara. Pada final 2014 mereka dibantai Real Madrid 1-4, dan dua tahun kemudian dikalahkan tim yang sama lewat adu penalti.

Sementara di Liga Europa mereka berhasil menjuarainya pada 2009-2010 dan 2011-2012. Simeone pun angkat bicara tentang kondisi timnya saat ini.

“Memang penting menjadi runner-up sebuah kompetisi seperti Liga Champions. Namun, selalu lebih baik jika menjadi juara, itu jelas. Sangat normal jika orang-orang punya opini tersendiri,” ujar Simeone dikutip Soccerway.

“Pada akhirnya selalu ada pendekatan berbeda pada sebuah laga. Pada saat melawan Bayern Munich banyak yang mengatakan akan sangat mustahil meraih kemenangan, kemudian ketika menghadapi Astana itu akan dinilai sebagai laga mudah. Kenyataannya kami selalu mencoba yang terbaik pada tiap laga,” lanjut dia.

Simeone sangat mewaspadai Sporting yang dianggap sebagai tim berkualitas.

“Sporting memiliki pelatih yang sangat bagus. Pelatih yang dilatih oleh Jorge Jesus selalu bekerja dengan baik. Tapi, ketika melihat resume sendiri, saya selalu memilih untuk unggul di kompetisi ini,” tutur mantan pemain tengah bertahan Timnas Argentina itu.

(din/din)




NO COMMENTS